CURUP – Dalam upaya memperkuat program pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Curup melaksanakan kegiatan tes urine secara acak yang difasilitasi langsung oleh Tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (4/3), dan merupakan bagian dari langkah strategis dalam menjaga integritas serta keamanan lingkungan Lapas.
Kegiatan yang dilaksanakan secara tertib dan transparan ini diawali dengan pengarahan singkat kepada warga binaan dan petugas yang akan menjalani tes. Sampel urine diambil sesuai prosedur standar operasional dan diawasi langsung oleh tim Kanwil bersama jajaran petugas Lapas Curup. Sebanyak beberapa warga binaan dan petugas mengikuti tes secara acak, sebagai bentuk komitmen bersama menegakkan zero tolerance terhadap narkoba.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh warga binaan dan petugas yang mengikuti tes urine tidak menunjukkan indikasi penyalahgunaan narkoba. Keberhasilan ini menegaskan bahwa Lapas Curup tetap konsisten dalam mengimplementasikan program pemberantasan narkoba dan meningkatkan pengawasan internal sebagai upaya pencegahan sejak dini.
Kalapas Curup, Hamdi Hasibuan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan mendukung cita-cita pemasyarakatan yang bersih, aman, dan sehat. Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala guna memastikan situasi di dalam lapas tetap kondusif dan profesional.
Dengan pelaksanaan tes urine ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak di lingkungan lapas untuk tetap berkomitmen memberantas narkoba, serta memberi pesan tegas bahwa lingkungan pemasyarakatan harus bebas dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Reporter: Rahmat Hidayat
Sumber: Lapas Kelas IIA Curup








